BANNER ADS 728X90
BANNER 728X90

(Bukan) 4 Sehat, 5 Sempurna


“4 Sehat, 5 Sempurna” Siapa yang tidak ingat sama slogan ini, sepertinya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Slogan “4 Sehat, 5 Sempurna”, memiliki makna bahwa mengkonsumsi empat kelompok makanan (Nasi, Sayur, Lauk, Buah) dapat  membuat  tubuh kita sehat dan akan menjadi sempurna jika ditambah yang ke lima yaitu minum susu.  Tapi udah pada tau belum? Selain mengkonsumsi makanan yang bervariasi. Ternyata tubuh kita perlu air yang  jumlahnya lebih banyak dari makanan yang kita konsumsi dan juga aktivitas fisik supaya tubuh menjadi sehat.  Gizi yang optimal penting untuk menghasilkan berat badan normal, tubuh tidak mudah terserang penyakit, dan produktivitas kerja meningkat.

Nah, setelah ditinjau kembali, ternyata slogan “4 Sehat, 5 Sempurna” sudah tidak sesuai lagi dengan permasalahan gizi masyarakat Indonesia loh. Sehingga sekarang disempurnakan menjadi “Pedoman Gizi Seimbang”, yang diharapkan mampu menjadi solusi atas permasalahan gizi ganda di Indonesia, yaitu kekurangan gizi atau kelebihan gizi.

Apa itu “Pedoman Gizi Seimbang”?


sumber : /erlisy.files.wordpress.com/


“Pedoman Gizi Seimbang” menggantikan slogan “4 Sehat, 5 Sempurna”, yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan gizi di Indonesia. Pedoman Gizi Seimbang terdiri dari empat pilar, yaitu :

1. Mengonsumsi makanan beragam


Tidak ada satupun jenis makanan yang mempunyai kandungan gizi lengkap untuk mempertahankan kesehatan tubuh, kecuali Air Susu Ibu (ASI) untuk bayi baru lahir sampai berusia 6 bulan. Nasi mungkin kaya kalori, tapi rendah vitamin dan mineral. Tubuh kita juga butuh protein yang bisa kita dapatkan dari ikan, namun ikan termasuk rendah kalori. Begitulah..sehingga kita tidak bisa mengonsumsi satu jenis makanan saja. Tapi jangan lupa yaa, selain jenis makanan, kita perlu memperhatikan jumlahnya juga, jadi ngga berlebihan, dan ngga kurang.

sumber : duniatips.ml

Ini contoh sajian sekali makan. Sayuran dianjurkan lebih banyak dikonsumsi ya, dan kurangi makanan mengandung gula, garam, lemak, yang dapat meningkatkan resiko penyakit tidak menular.

2. Membiasakan Perilaku Hidup Bersih

Teman-teman, selain memperhatikan makanan yang kita konsumsi, penting juga untuk membiasakan perilaku hidup bersih. Perilaku hidup bersih dapat mencegah kita terkena penyakit infeksi. Jika kita sudah terkena penyakit infeksi, penyerapan zat gizi dalam tubuh tidak akan optimal, sehingga akan memperburuk kondisi tubuh kita. Contoh perilaku hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari yaitu :
  • Mencuci tangan dengan benar, sebelum makan dan memberikan ASI, sebelum menyiapkan makanan dan minuman, sebelum menyuapi anak, dan setelah buang air besar dan buang air kecil.
  • Menutup makanan yang disajikan, sehingga akan menghindarkan makanan dihinggapi lalat dan binatang lainnya yang membawa kuman penyakit.
  • Menutup mulut dan hidung ketika bersin, agar tidakmenyebarkan kuman penyakit.
  • Gunakan alas kaki untuk mencegah penyakit kecacingan.

3. Melakukan aktivitas fisik

Nah...ini juga nggak kalah penting, loh. Rutin melakukan aktivitas fisik membuat tubuh kita menjadi lebih bugar, dan memperlancar sistem metabolisme di dalam tubuh. Lakukan olahraga, minimal 30 menit setiap hari ya. Selain itu, olahraga penting juga untuk menyeimbangkan zat gizi yang masuk dengan zat gizi yang keluar, agar tercapai berat badan normal.

4. Mempertahankan dan memantau Berat Badan normal

Bagi orang dewasa, salah satu indikator tercapainya keseimbangan zat gizi adalah berat badan normal. Berat badan normal maksudnya berat badan yang sesuai dengan tinggi badannya. Indikator tersebut dikenal dengan Indeks Masa Tubuh (IMT). IMT normal berkisar antara 18,5 – 25,0.

Udah tahu belum cara menghitung IMT? Oke..saya kasih tahu rumusnya.. 

Sumber : ibu-hamil.id

 Silakan dicoba, teman - teman. 

Baiklah, cukup sekian saja pembahasan kali ini. Ilmu sederhana, tapi jika diamalkan dalam kehidupan sehari-hari in syaa Allah manfaatnya akan terasa. Oh yaa, ada ide mau bahas apalagi di postingan selanjutnya? 


(Bukan) 4 Sehat, 5 Sempurna (Bukan) 4 Sehat, 5 Sempurna Reviewed by Zata Lini on April 06, 2018 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.